Usai Kades, Kini Ratusan Perangkat Desa Pasuruan Bertolak ke Jakarta

Foto : Bupati Pasuruan di Tengah Tengan Perangkat Desa

PASURUAN - Usai Kepala Desa, kini giliran Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) berangkat ke Jakarta. Rencanya, mereka akan melakukan aksi demo di gedung DPR besok.

Dari Pasuruan, ada sekitar 870 perangkat desa yang sudah berangkat pada Selasa (24/01) kemarin. Mereka berangkat menggunakan 16 bus dan 2 minibus.

Sonhaji, selaku Ketua PPDI Kabupaten Pasuruan mengatakan, kalau dia dan teman temannya datang ke Jakarta dalam rangka Silaturahni Nasional ke-3. Mereka meminta status perangkat desa yang selama ini masih dianggap tak jelas.

"Kami menghadiri silaturahim nasional yang ke-3 dan ingin menuntut legalitas perangkat desa. Sehingga kami seluruh perangkat desa se-Indonesia menuntut kejelasan status perangkat desa," kata Sonhaji kemarin

Sonhaji berpendapat, perangkat desa yang masuk katagori eselon dua itu, juga masih belum mendapatkan kanaikan gaji dan tunjangan ke-13. Bahkan tunjangan ketika purna tugas pun tidak pernah diberikan pemerintah.

Hari ini, Rabu (25/01), para perangkat desa ini akan meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar menerbitkan Nomor Induk Aparatur Desa. Tujuannya, agar perangkat perangkat desa itu aman dari pemberhentian diluar aturan yang ada.

Bukan hanya itu, kedatangan PPDI juga menolak wacana masa jabatan perangkat desa yang akan disamakan dengan kepala desa (Kades). "Maka dari itu kami akan berangkat ke Jakarta dan semoga harapan kami bisa terkabulkan," pungkasnya Sonhaji.

Menanggapi hal ini, Irsyad Yusuf akan mendukung para perangkat desa khususnya di Kabupaten Pasuruan. Bupati berharap seluruh perangkat desa bisa selalu kompak

"Ya semua itu kan menyangkut hak-haknya PPDI dan semoga dikabulkan semua urusannya. Tapi saya berharap pelayanan tetap berjalan dan tidak terhambat," jelas Gus Irsyad.

(Yud)

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama