Babinsa Koramil Gondanglegi Edukasi Bahaya Bullying kepada Siswa MI Wahid Hasyim

Baca Juga


Malang - Dalam upaya menanamkan karakter positif dan mencegah tindakan perundungan di lingkungan sekolah, Babinsa Koramil 0818/19 Gondanglegi, Serka Imam, memberikan materi tentang bullying kepada para siswa MI Wahid Hasyim di Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Kamis (23/7/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD melalui peran Babinsa dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan. Dalam penyampaiannya, Serka Imam menjelaskan pengertian bullying, berbagai bentuknya, dampak negatif bagi korban maupun pelaku, serta pentingnya membangun sikap saling menghormati antar sesama.


Menurut Serka Imam, bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga dapat berbentuk ejekan, intimidasi, pengucilan, hingga perundungan melalui media sosial. Oleh karena itu, para siswa diharapkan memiliki keberanian untuk menolak tindakan bullying dan segera melaporkannya kepada guru maupun orang tua apabila mengalami atau menyaksikan perundungan.

"Kita semua memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghargai. Jangan menjadi pelaku bullying, tetapi jadilah pelopor dalam menebarkan sikap peduli dan menghormati teman," pesan Serka Imam kepada para siswa.


Kepala MI Wahid Hasyim mengapresiasi kehadiran Babinsa sebagai pemateri karena memberikan edukasi yang sangat bermanfaat bagi peserta didik. Menurutnya, penyampaian materi oleh aparat TNI mampu memberikan motivasi sekaligus meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga sikap dan perilaku yang baik di lingkungan sekolah.


Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa semakin memahami bahaya bullying serta mampu menerapkan nilai-nilai disiplin, toleransi, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. :::

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama