ANTISIPASI CLUSTER KELUARGA BABINSA JAJARAN KODIM 1626/BANGLI KAWAL TIM NAKES TRACKING DAN TESTING WARGA




KabarLensa.net   Bangli- Babinsa Koramil 1626-03/Tembuku, melaksanakan pemantauan dan pengawalan secara langsung Tracking dan Testing oleh Tim Kakes terhapap warga yang Kontak Erat dengan Pasien terkonfirmasi positif Covid 19, yang merupakan cluster keluarga di beberapa desa di wilayah Teritorial Tembuku yaitu di Br Penaga Desa Yangapi kecamatan Tembuku, Sabtu 02/04/2022.


Tracking dan Testing dilakukan kepada warga atau keluarga yang dapat Kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Setelah melaksanakan swab test ini diharapkan semua warga yang pernah kontak dengan orang yang terindikasi terpapar Covid-19 melaksanakan karantina sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium spesimen masing masing warga.


Babinsa jajaran Koramil 1626-03/Tembuku, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang dengan kesadaran sendiri dan bersedia diperiksa untuk dilakukan test swab. Dengan adanya tes swab ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya penyebaran virus lebih luas, paling tidak untuk meminimalisir penyebarannya.


Bersama Satgas penanganan Covid-19 di masing masing desa, Babinsa jajaran Koramil 1626-03/Tembuku, terus mengimbau seluruh warga untuk tetap patuh dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari. Saat ini warga yang sudah diswab, menjalani isolasi mandiri dengan pantauan oleh Satgas Covid-19 Desa.


Di tempat terpisah. Dandim 1626/Bangli, Letkol Arh Sutrisno, S.Sos, di sela-sela kesibukannya mengatakan tracking terhadap keluarga yang dapat kontak langsung dengan  salah satu warga yang terkonfirmasi positif Covid 19 guna mengetahui sampai di mana daya penyebaran dan penularan Virus Corona 19 ini, agar kita cepat mengambil keputusan dalam menindak lanjuti kasus Covid-19 di masyarakat.


Di samping itu pula masyarakat dianjurkan oleh Dandim dalam setiap melakukan kegiatan sehari hari "agar tetap berpedoman dengan protokol kesehatan, guna mencegah dan memutus penularan dan penyebaran Covid-19 di tengah-tengah masyarakat."Katanya.

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama